Pernah Khawatir Kandas, Mantan TKI Saudi Ini Sukses Usaha Konveksi Beromzet Ratusan Juta

Rasa khawatir kandas sering membayang- bayangi mantan TKI yang hendak mengawali usaha di Indonesia sepulangnya dari perantauan.

Tidak hanya modal, aspek pengalaman pula jadi salah satu faktor minimnya rasa yakin diri merintis usaha di negara sendiri.

Perihal seperti itu yang dirasakan mantan TKI Arab Saudi, Ridwan Sadili( 43) masyarakat Dusun Gunung Batu, Desa Cipta Raharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat dikala memutuskan buat menyudahi jadi TKI.

” Saat sebelum kembali ke Indonesia aku khawatir meninggalkan Arab Saudi. Bukan khawatir tidak makan, tetapi khawatir kandas usaha di Indonesia serta mau kembali lagi ke Saudi,” kata Ridwan dikala berbincang degan LiputanBMI, Senin( 25/ 12) tempat konveksi jaket di surabaya.

Tetapi rasa khawatir tersebut Dia kubur dalam- dalam dengan tekad serta kepercayaan. Bermodalkan Rp 15 juta, Ridwan lalu menyewa suatu tempat di wilayah Ciledug, Tanggerang Selatan serta membeli alat- alat konveksi.

” Buat modal lumayan ketir pula, duit 15 juta itu aku belikan 3 mesin jahit serta 1 mesin obras. Sisanya aku gunakan buat bayar bulanan kontrakan,” cerah laki- laki yang telah dapat menjahit saat sebelum berangkat ke Saudi.

3 tahun berjalan, laki- laki yang sempat bekerja 7 tahun di kota Jeddah bersama istrinya itu pernah hadapi pasang surut usaha. Apalagi dikala order jahitan hening, Ridwan sempat bernazar vakum.

” Dahulu aku mau vakum dikala hening orderan. Tetapi berkat dorongan hasrat serta tekad yang kokoh Alhamdulillah dapat semacam saat ini ini,” ucapnya.

Ekspedisi Ridwan dalam merintis usaha pantas dijadikan contoh. Berkat keuletan serta kesabarannya, Ayah 2 anak ini sudah memiliki omzet 120- 150 juta perbulannya. Apalagi beberapa kendaraan juga sudah dibelinya hasil dari usaha tersebut.

Laki- laki yang akrab disapa Kang Ewon itu saat ini sudah meningkatkan bisnis konveksi rumahan di Jalur Nurdin 3. Nomor 7. Grogol, Jakarta Barat.

Dibantu 13 karyawan, Ridwan membuat model baju berbentuk baju tertutup, syari, blus serta rok batik. Tidak hanya memproduksi serta memasarkannya ke toko- toko, industri konveksi yang diberi nama Gith@ Colections pula menerima pesanan dari pelanggan.

” Yang sangat berarti dalam merintis usaha wajib terdapat skill ataupun kemampuan pada diri kita, didorong dengan tekad, doa, kejujuran dan koneksi sesama sahabat. Intinya jangan khawatir kandas.” tandasnya.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *